Carnation


CarnationCARNATION
Dengan kisah yang sudah berumur lebih dari 2000 th, tidak mengherankan carnation kaya dengan simbolisme, mitologi dan bahkan perdebatan. Sementara para sarjana menyatakan bahwa namanya berasal dari kata “corone” (korona bunga) atau “coronation” karena penggunaan kata ini dalam seremoni kerajaan Yunani (crowns), yang lain mengatakan namanya berasal dari bahasa latin “carnis” (jaringan/tissue) merujuk pada warna asli bunga ini, bernuansa pink, atau “incarnacyon” (inkarnasi), merujuk ke inkarnasi makhluk cipataan Tuhan.

Kini, carnation dapat ditemukan dalam banyak ragam warna, dan walau umumnya bunga ini mengekspresikan cinta, ketakjuban dan kekhasan, setiap warna sebenarnya memiliki asosiasi yang kaya dan khas. Carnation putih menyiratkan cinta sejati dan keberuntungan, merah muda melambangkan kekaguman, sementara merah tua menyatakan cinta yang mendalam dan kerinduan. Carnation ungu menyiratkan keadaan yang sulit ditebak, dan carnation pink melambangkan makna terpenting, dimulai dengan kepercayaan bahwa bunga ini bermula tumbuh di bumi dari air mata Bunda Maria –menjadikan bunga ini sebagai lambang cinta ibu yang tak akan pernah padam. Digunakan pada Hari Ibu, Hari Guru, Hari St. Patrick (dengan warna hijau tentu saja) dan pada pernikahan, bunga ini juga merupakan bunga resmi negara bagian Ohio, bunga perayaan kelahiran Januari dan perayaan nikah tahun pertama.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: